Apa Tujuan Koperasi Syariah Hadir?

Di Indonesia, secara umum koperasi syariah dibedakan menjadi dua. Pertama, Koperasi Jasa Keuangan Syariah (KJKS), adalah koperasi yang kegiatan usahanya bergerak di bidang pembiayaan, investasi dan simpanan sesuai pola bagi hasil (syariah) (Burhanudin, 2013). Kedua, Unit Jasa Keuangan Syariah Koperasi (UJKS Koperasi), adalah unit usaha pada koperasi yang kegiatan usahanya bergerak di bidang pembiayaan, investasi, dan simpanan dengan pola bagi hasil (syariah), sebagai bagian dari kegiatan usaha koperasi yang bersangkutan (Burhanudin, 2013).

Tidak hanya sekedar memiliki tujuan untuk melayani pembiayaan syariah, koperasi syariah juga memiliki tujuan besar dalam kelahirannya. Lebih daripada itu, koperasi syariah memiliki cita-cita untuk membangun peradaban umat manusia berdasarkan tuntunan syariah. Dalam prinsipnya, koperasi syariah memiliki tujuan sebagai berikut,

  1. Mengarahkan kegiatan ekonomi umat untuk bermuamalah secara islam, khususnya muamalah yang berhubungan dengan perbankan, agar terhindar dari praktik-praktik riba atau jenis usaha atau perdagangan lain yang mengandung unsur tipuan dimana jenis-jenis usaha tersebut selain dilarang dalam Islam, juga telah menimbulkan dampak negatif terhadap ekonomi umat,
  2. Untuk menciptakan suatu keadilan di bidang ekonomi, dengan jalan meratakan pendapatan melalui kegiatan investasi, agar tidak terjadi kesenjangan yang amat besar antara pemilik modal (orang kaya) dengan pihak yang membutuhkan dana (orang miskin),
  3. Untuk meningkatkan kualitas hidup umat, dengan jalan membuka peluang berusaha yang lebih besar terutama kepada kelompok miskin yang diarahkan kepada kegiatan usaha yang produktif, menuju terciptanya kemandirian berusaha (berwirausaha),
  4. Untuk membantu menanggulangi (mengentaskan masalah kemiskinan), berupa pembinaan nasabah yang lebih menonojol sifat kebersamaan dari siklus usaha yang lengkap. Seperti pembinaan pengusaha produsen, pembinaan pedagang perantara, program pembinaan konsumen, program pengembangan modal kerja dan program pengembangan usaha bersama,
  5. Untuk menjaga kestabilan ekonomi atau moneter pemerintah,
  6. Untuk menyelamatkan ketergantungan umat Islam terhadap bank non Islam (konvensional) yang menyebabkan umat Islam tidak dapat melaksanakan ajaran agamanya secara penuh terutama di bidang kegiatan bisnis perekonomian.

Ditilik dari tujuan-tujuan besarnya, maka dapat ditarik benang merah bahwa koperasi syariah menyasar pada tiga hal besar yakni ekonomi umat, mengentaskan kemiskinan dan kestabilan ekonomi. Tiga hal besar inipun memiliki relevansi yang cukup kuat mengingat ketika ekonomi umat menguat maka dapat mengentaskan masalah kemiskinan dan membantu kestabilan ekonomi negara. Ketika hal ini tercapai, maka tidak hanya umat Islam yang merasakan dampak manfaatnya, namun juga keseluruhan bangsa Indonesia. [sat/fi]

 

artikel asli : https://koperasisyariahjabar.id/apa-tujuan-koperasi-syariah-hadir/

Related posts