Pembiayaan Musyarakah dalam Koperasi Jasa Keuangan Syariah (KJKS)

Pembiayaan Musyarakah (syirkah), adalah suatu bentuk akad kerjasama perniagaan antara beberapa pemilik modal untuk menyertakan modalnya dalam suatu usaha, di mana masing-masing pihak mempunyai hak untuk ikut serta dalam pelaksanaan manajemen usaha tersebut. Keuntungan dibagi menurut proporsi penyertaan modal atau berdasarkan kesepakatan bersama. Musyarakah dapat diartikan pula sebagai pencampuran dana untuk tujuan pembagian keuntungan. Rukun Musyarakah: Pihak yang berakad (para mitra) 2) Obyek yang diakadkan: Modal Kegiatan Usaha/Kerja Keuntungan 3) Sighat: Serah Terima Syarat Musyarakah: Pihak yang berakad: Para pihak yang melakukan akad musyarakah harus dalam kondisi cakap hukum Kompeten…

Read More

Reformasi Total Koperasi Sumbangkan PDB 4,48%

Program pengembangan koperasi selama empat tahun pemerintahan Jokowi-Jusuf Kalla mampu berkontribusi secara signifikan terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) nasional. Hingga 2018, kontribusi PDB koperasi meningkat menjadi 4,48% dari sebelumnya pada 2014 hanya 1,71%. Menteri Koperasi dan UKM Puspayoga mengatakan, peningkatan kontribusi PDB koperasi tersebut tidak terlepas dari keberhasilan mereka menggulirkan program reformasi total koperasi yang dijabarkan melalui tiga langkah strategis, yaitu reorientasi, rehabilitasi, dan pengembangan koperasi. “Jadi, kami arahkan betul-betul ke depan, koperasi itu berkualitas. Tanpa koperasi berkualitas, enggak mungkin akan meningkatkan PDB, jadi akan jalan di tempat,” kata Puspayoga pada paparan…

Read More

Pembiayaan Mudharabah dalam Koperasi Jasa Keuangan Syariah

Mudharabah adalah akad  kerjasama usaha/perniagaan antara pihak pemilik dana (shahibul maal) sebagai pihak yang menyediakan modal dana sebesar 100% dengan pihak pengelola modal (mudharib), untuk diusahakan dengan porsi keuntungan akan dibagi bersama (nisbah) sesuai dengan kesepakatan di muka dari kedua belah pihak. Sedangkan kerugian (jika ada) akan ditanggung pemilik modal, kecuali jika ditemukan adanya kelalaian atau kesalahan oleh pihak pengelola dana (mudharib), seperti penyelewengan, kecurangan, dan penyalahgunaan dana. Rukun Mudharabah: Pihak yang berakad: Pemilik Modal (Shahibul Maal) Pengelola Modal (Mudharib) Obyek yang diakadkan: Modal Kegiatan Usaha/Kerja Keuntungan Sighat/Akad: Serah Terima…

Read More

IKOSINDO Summit 2018: Menjalin Sinergi, Mandiri Bersama Koperasi Syariah

Pagelaran Workshop dan Silatnas IKOSINDO SUMMIT 3 yang bertema Islamic Social Finance di Koperasi Syariah telah sukses dilaksanakan Insan Koperasi Syariah Indonesia (Ikosindo) Regional Jawa Timur. Acara yang diikuti ratusan peserta dari Koperasi Syariah dan BMT di seluruh Indonesia anggota Ikosindo itu digelar di GreenSA Inn UIN Sunan Ampel Surabaya, Selasa-Rabu (24-25 Juli 2018). Narasumber-narasumber handal membekali peserta dengan berbagai strategi untuk memajukan masing-masing lembaga selama dua hari. Diantaranya Bapak Iwan Agustiawan Fuad (BWI Bidang Kelembagaan), Dr. Raditya Sukmana (FEB UNAIR/ Dewan Pakar IKOSINDO), Bapak Imam Teguh Saptono (Global Wakaf),…

Read More

Tiga Langkah Memajukan Wakaf

Memajukan Wakaf Dengan 3k : Kampanye, Kreasi, Konversi Secara singkat Penulis ingin menjabarkan langkah atau tahap bagaimana agar wakaf BISA menjadi bagian penting dari fondasi ekonomi ummat. Tahap ini dibagi menjadi Tiga K dimulai dari Kampanye lalu Kreasi dan diakhiri Konversi. Pertama, Kampanye. Selama ini mayoritas ummat belum memahami konsep wakaf produktif. Jangankan tentang wakaf sebagai fondasi ekonomi, wakaf itu sendiri sebagai isu belumlah menjadi agenda publik. Penulis mengusulkan agar dilakukan langkah masif, terstruktur dan strategis untuk mengkampanyekan konsep pembangunan wakaf. Wakaf harus menjadi arus utama (mainstream) perbincangan publik bahwa…

Read More

Enam Keistimewaan Perekonomian Rumah Tangga Muslim

Dalam sebuah keluarga, aspek perekonomian menjadi salah satu faktor yang menentukan sejahteranya sebuah keluarga. Ada banyak strategi yang dimiliki oleh sebuah keluarga untuk menentukan arah perekonomian yang dibangunnya. Di dalam artikel ini, akan dijelaskan nilai-nilai lebih yang dimiliki oleh sebuah keluarga yang membangun basis perekonomian keluarga berdasarkan nilai-nilai agama. Memiliki nilai akidah Perekonomian rumah tangga muslim berdiri di atas keyakinan akidah bahwa apa yang dilakukannya adalah sebuah keyakinan untuk beribadah. Perekonomian ini dilakukan untuk memenuhi kebutuhan spiritual keluarga dengan meyakini bahwa mencari nafkah disesuaikan dengan syariat. Selain itu, keyakinan akan…

Read More

Mengenal Organisasi Koperasi Syariah

Dalam setiap pendirian organisasi pastilah memiliki tujuan yang hendak dicapai. Untuk mewujudkan tujuan tersebut, ada banyak instrumen yang dimiliki oleh sebuah organisasi. Instrumen tersebut antara lain adalah struktur organisasi. Selayaknya seperti organisasi yang lainnya, koperasi syariah memiliki struktur organisasi sebagai penunjang kelangsungan berjalannya koperasi syariah. Di dalam operasional secara profesional, koperasi syariah ditunjang dengan struktur, Rapat Anggota Struktur ini merupakan pemegang kekuasaan tertinggi dimana di dalam rapat anggota menetapkan hal-hal pokok yang menentukan arah berjalannya koperasi syariah. Di dalam struktur ini ditentukan AD ART, kebijakan umum, pengangkatan pengurus, rencana kerja,…

Read More

Manfaat Pemasaran Koperasi Syariah

Berjalannya koperasi syariah dapat dipastikan bergantung pada jenis strategi yang dipilih oleh koperasi syariah. Dengan memahami pemasaran koperasi syariah ini, kita dapat memanfaatkan secara optimal keunggulan-keunggulan yang dimiliki koperasi syariah sehingga dapat mengoptimalkan potensi yang kita miliki. Konsep pemasaran syariah pada intinya mensyaratkan banyaknya transaksi yang terjadi adalah faktor utama bagi kelangsungan koperasi syariah. Untuk itu pemasaran ini diarahkan untuk mengetahui kebutuhan anggota, calon anggota dan masyarakat sebagai pengguna koperasi syariah dan memenuhi kebutuhan tersebut sehingga akan menghasilkan laba usaha. Secara umum, koperasi syariah akan menciptakan manfaat di dalam pemasarannya….

Read More

Koperasi Perlu Lakukan Pembagian Sektor Usaha

Koperasi di Indonesia dinilai perlu melakukan rekayasa kelembagaan lewat spin-off agar mampu bertahan. Asisten Deputi Peraturan Perundang-undangan Deputi Kelembagaan Kementerian Koperasi dan UKM Salekan, menjelaskan, spin off adalah pembagian organisasi ke berbagai sektor usaha baik jasa, produksi, dan konsumsi. Kelembagaan koperasi ini membentuk badan hukum baru yang beroperasi di bawah sistem Group, Holding, atau Konsorsium. “Spin off ini dilakukan untuk pengembangan koperasi secara transformatif untuk menyikapi kondisi internal dan menghadapi perubahan lingkungan eksternal yang dinamis,” katanya, melalui keterangan resminya, Selasa (20/3/2018). Dia menjelaskan sasaran dilaksanakannya pembagian (spin off) ini agar…

Read More

Apakah Koperasi Masih Sanggup Memberdayakan Perekonomian Rakyat?

Koperasi di Indonesia adalah lembaga yang diberi mandat sebagaimana dimaksud dalam Undang-undang Dasar 1945. Setelah 72 tahun dalam perkembangannya, koperasi di Indonesia masih tidak berkembang dengan baik. Sedangkan di negara lain koperasi terbukti menjadi organisasi bisnis yang sukses. Usaha Mikro, Kecil dan Menengah adalah usaha yang sudah terbukti berhasil dalam mengatasi berbagai krisis. Di Indonesia ketika krisis moneter terjadi di tahun 1997 UMKM terbukti mampu untuk tetap eksis dan berkembang dan menjadi penyelamat perekonomian bangsa berkat kemampuannya memberikan sumbangan yang signifikan kepada Produk Domestik Bruto (PDB) maupun penyerapan tenaga kerja….

Read More