Apa Tujuan Koperasi Syariah Hadir?

Di Indonesia, secara umum koperasi syariah dibedakan menjadi dua. Pertama, Koperasi Jasa Keuangan Syariah (KJKS), adalah koperasi yang kegiatan usahanya bergerak di bidang pembiayaan, investasi dan simpanan sesuai pola bagi hasil (syariah) (Burhanudin, 2013). Kedua, Unit Jasa Keuangan Syariah Koperasi (UJKS Koperasi), adalah unit usaha pada koperasi yang kegiatan usahanya bergerak di bidang pembiayaan, investasi, dan simpanan dengan pola bagi hasil (syariah), sebagai bagian dari kegiatan usaha koperasi yang bersangkutan (Burhanudin, 2013). Tidak hanya sekedar memiliki tujuan untuk melayani pembiayaan syariah, koperasi syariah juga memiliki tujuan besar dalam kelahirannya. Lebih daripada itu,…

Read More

Koperasi Syariah Memiliki Nilai-Nilai, Apa Saja?

Koperasi syariah yang saat ini tengah menjadi buah bibir masyarakat karena peranan sosial yang diembannya lebih dirasakan daripada lembaga keuangan yang lainnya, adalah koperasi yang kegiatan usahanya bergerak di bidang pembiayaan, investasi dan simpanan yang sesuai pola bagi hasil (syariah). Koperasi ini berbeda dengan koperasi konvensional pada umumnya yang tidak menerapkan prinsip syariah di dalam operasionalisasinya. Dengan berprinsip syariah inilah, maka koperasi syariah juga memiliki nilai-nilai yang berbeda dengan koperasi konvensional pada umumnya. Nilai-nilai ini digali dari prinsip-prinsip ekonomi syariah yang mengutamakan nilai-nilai positif yang ada di dalam diri seorang…

Read More

Sejarah Koperasi Syariah di Indonesia

Geliat gerakan ekonomi Islam sebenarnya telah ada sejak tahun 1905 dengan berdirinya Syarikat Dagang Islam. Karena pengaruh beberapa faktor, gerakan ini tidak dapat diwariskan sehingga terjadi kevakuman ekonomi Islam yang cukup lama di Indonesia. Gerakan ini kemudian muncul kembali pada tahun 1980-an, ditandai dengan berdirinya Baitutamwil Teknosa di Bandung, kemudian disusul dengan berdirinya Baituttamwil Ridho Gusti di Jakarta. Namun, seperti para pendahulunya, gerakan ini tidak dapat bertahan lama kemudian tidak terdengar gaungnya kembali. Pada tahun 1992, dengan kemunculan BMT (Baitul Maal Tamwil) Bina Insan Kamil di Jakarta, perbincangan mengenai koperasi…

Read More

Koperasi Syariah Sekunder; Pendahuluan

Pembangunan ekonomi akan berhasil apabila tercipta sistem keuangan yang stabil dan memberi manfaat bagi seluruh lapisan masyarakat. Nyatanya, ada sekitar 2,7 miliar orang dewasa di dunia yang tidak memiliki akses ke sumber keuangan, nyaris sesuai dengan jumlah orang miskin yang terhitung sebanyak 1,7 miliar orang. Indonesia sendiri termasuk negara yang mencatatkan tingginya jumlah penduduk yang tidak berbank (unbanked), bahkan tidak terlayani jasa keuangan formal. Bank Dunia (2010) mencatat hanya sekitar 33% penduduk Indonesia yang sudah terlayani oleh bank, dan 20%-nya adalah penduduk dewasa. Dalam Survei Neraca Rumah Tangga, World Bank…

Read More

Jenis-jenis Pembiayaan BMT (Bagian 1)

  Baitul Maal wat Tamwil  (BMT)  dikenal sebagai lembaga keuangan syariah yang berfungsi sebagai penyalur dana dari anggota kepada pihak penerima anggota. Dalam aktivitasnya, BMT mempunyai berbagai bentuk simpanan. Dari simpanan tersebut, berkembang menjadi berbagai macam pembiayaan. Pembiayaan merupakan . Aktivitas pembiayaan sangatlah penting untuk penunjang kelangsungan hidup BMT sehingga pengelolaan pembiayaan harus dilakukan secara terukur, terencana dan termonitori dengan baik agar tidak menimbulkan permasalahan bagi BMT. Dengan pembiayaan, BMT dapat memperoleh manfaat berupa pendapatan bagi kelangsungan BMT sedangkan bagi anggota, mereka dapat terus melangsungkan dan mengembangkan usahanya. Berdasarkan tujuan…

Read More

Zakat Perusahaan

Pembahasan zakat perusahaan merupakan salah satu pembahasan kontemporer dalam zakat. Bila merujuk ke Al-Qur’an dan hadits, kita tidak menemukan teks secara eksplisit tentang zakat perusahaan. Ketiadaan teks secara eksplisit tentang zakat perusahaan dengan aneka ragam sektor dan jenis usahanya, membuka peluang terjadinya perbedaan pendapat dan pendekatan. Meskipun demikian, ulama kontemporer sepakat bahwa harta perusahaan termasuk harta wajib zakat yang harus ditunaikan manakala memenuhi syarat-syaratnya. A. Perusahaan Jasa Perusahaan yang bergerak di bidang jasa beraneka ragam. Untuk perusahaan yang bergerak di bidang penyewaan seperti rental, tempat tinggal, hotel, dan sejenisnya, para…

Read More

Zakat Usaha Pertanian dan Perkebunan Modern

Pertanian dan Perkebunan Allah swt. berfirman, ”Wahai orang-orang yang beriman, nafkahkanlah (di jalan Allah) sebagian dari hasil usahamu yang baik-baik dan sebagian dari apa yang Kami keluarkan dari bumi untuk kamu. Dan janganlah kamu memilih yang buruk-buruk lalu kamu nafkahkan daripadanya, padahal kamu sendiri tidak mau mengambilnya melainkan dengan memicingkan mata terhadapnya. Dan ketahuilah bahwa Allah Mahakaya lagi Maha Terpuji.” (Q.S 2: 267) Rasulullah saw bersabda, ”Tidak ada kewajiban zakat (atas hasil pertanian)di bawah 5 wasaq.” (H.R Bukhari Muslim) Para ulama sepakat bahwa zakat diwajibkan atas jelai (sya’ir), gandum (qamh),…

Read More

Zakat Perhiasan Emas dan Perak

Para ulama berbeda pendapat tentang hukum mengeluarkan zakat perhiasan emas dan perak. Akan tetapi, pendapat yang lebih kuat dari segi dalil dan lebih aman adalah pendapat yang menyatakan wajib mengeluarkan zakat perhiasan emas dan perak jika telah mencapai nishab dan lewat satu tahun, baik perhiasan yang dipakai maupun yang disimpan. Dalil-dalilnya adalah sebagai berikut. Pengertian umum firman Allah swt., ”Dan orang-orang yang menyimpan emas dan perak dan tidak menafkahkannya di jalan Allah, maka beritahukanlah kepada mereka, (bahwa mereka akan mendapat) siksa yang pedih.”(At-Taubah: 34) Ibnu Umar r.a. berkata, ”Harta yang…

Read More

Zakat Emas dan Perak

Ali bin Abi Thalib ra. Menyatakan bahwa Nabi saw. bersabda : “Jika engkau memiliki 200 Dirham (uang perak) dan kepemilikanmu mencapai satu tahun maka zakatnya adalah 5 Dirham. Sedangkan emas, engkau tidak wajib mengeluarkan zakatnya kecuali jika engkau memiliki 20 Dinar (uang emas). Jika engkau memiliki 20 dinar dan kepemilikanmu mencapai satu tahun maka zakatnya adalah setengah Dinar.” (H.R Abu Dawud) Ketahuilah bahwa engkau wajib mengeluarkan zakat emas dan perak jika terpenuhi dua syarat berikut ini. Mencapai nishab Kepemilikanmu mencapai satu tahun (hijriyah) sejak memilki nishab. Nishab tersebut harus tetap…

Read More

BMT dari Masa ke Masa

Awal Mula BMT Sebelum adanya Baitul Maal wat Tamwil (BMT), umat Islam telah lebih dulu mengenal Baitul Maal. Istilah ini berasal dari bahasa Arab, yaitu: bait yang artinya “rumah”, dan al-maal yang berarti “harta”. Baitul Maal memiliki makna sebagai rumah untuk mengumpulkan atau menyimpan harta. Nama Baitul Maal muncul terkait dengan urusan negara berkenaan dengan pengelolaan harta, baik berupa uang maupun barang, sebagaimana Rasululah SAW (pada tahun 1-11 H/622-632 M) memperlakukan ghanimah (harta rampasan perang) yang diperoleh dari perang Badar. Rasulullah selalu membagikan ghanimah dan seperlima bagian darinya (al-akhmas) setelah…

Read More