Pertumbuhan Keuangan Syariah 2018 Diprediksi Lebih Baik

Peneliti Ekonomi Syariah SEBI School Aziz Setiawan memprediksi pertumbuhan keuangan syariah akan lebih baik. Terutam pada 2018 setelah tren sebelumnya terlihat melambat. Dia mengatakan setelah melambat pada 2015 sampai 2017, tren keuangan syariah mulai menujukkan arah perbaikan. “Berdasarkan data Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pertumbuhan aset keuangan syariah 2017 telah mencapa lebih 20 persen untuk year on year nya,” kata Aziz kepada Republika.co.id, Senin (1/1). Secara industri, lanjut Aziz, keuangan syariah berkembang dengan proporsi masing-masing. Untuk perbankan syariah sebesar 37 persen, industri keuangan non-bank (IKNB) syariah sebesar 9,51 persen, serta pasar modal syariah sebesar…

Read More

UMKM Dikucuri Modal Kredit Ultra Mikro

SURABAYA – Penyaluran Kredit Ultra Mikro (Kredit UMI) terus bergulir. Pembiayaan Kredit UMI ditujukan untuk koperasi dan UMKM tidak bisa mengakses Kredit Usaha Rakyat (KUR). Untuk masyarakat berpenghasilan rendah, maksimum plafon Rp10 juta. ”Jadi tukang bakso, nasi goreng bisa mengakses kredit ini,” tutur Menteri Koperasi & UKM, Puspayoga, di Surabaya, kemarin. Puspayoga menyerahkan Kredit UMI senilai Rp117,1 miliar pada empat koperasi/koperasi syariah. Koperasi itu bertindak sebagai chanelling untuk disalurkan pada anggota koperasi dan pengusaha mikro. Empat koperasi penerima Kredit UMI itu melipti Koperasi Abdi Kerta Raharja Tangerang senilai Rp13,4 miliar, Koperasi…

Read More

GNPF: Bersatu Bangun Ekonomi, Kembangkan Koperasi Syariah

Berbicara kebangkitan ekonomi umat, Ketua Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF) Ulama, KH Bachtiar Nasir menyatakan, hal tersebut harus kembali pada Undang-Undang Dasar 1945 pada pasal 33. “Yaitu, menghidupkan kembali budaya berkoperasi yang sudah ditinggalkan oleh pola korporasi,” ungkapnya  baru-baru ini. Tentu, lanjutnya, koperasi syariah serta lembaga finansial syariah juga harus dikembangkan. “Ini juga sangat kuat dan erat dengan kebangkitan ekonomi keumatan,” tandasnya. Begitu juga, kata UBN, sapaan akrabnya, tidak kalah pentingnya adalah melahirkan generasi wirausahawan Muslim dari kalangan muda khususnya. Hal itu, menurutnya adalah sesuatu yang penting dalam rangka membangkitkan…

Read More

Fasilitasi Santripreneur, LPDB-KUMKM Dorong Pertumbuhan Kewirausahaan Baru di Tanah Air

Lembaga Pengelola Dana Bergulir Koperasi Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (LPDB-KUMKM) terus memberikan kemudahan bagi santri pengusaha (entrepreneur) atau lebih dikenal dengan santripreneur dalam mengakses pembiayaan dana bergulir. Langkah tersebut sebagai upaya LPDB-KUMKM dalam mendorong santripreneur mempercepat pengembangan kewirausahaan, sekaligus pemerataan perkembangan kewirausahaan di Tanah Air. Direktur Utama LPDB-KUMKM Braman Setyo mengatakan, penerima dana bergulir masih terbuka luas dan para santripreneur diharapkan bisa memanfaatkan pembiayaan tersebut. “Penyaluran dana bergulir ini untuk mempercepat pengembangan kewirausahaan dan sekaligus pemerataan perkembangan kewirausahaan tidak hanya terpusat di Pulau Jawa, namun juga di luar Jawa…

Read More

MES Dorong Pertumbuhan LKM Syariah di Maluku

Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) Maluku mendorong pertumbuhan lembaga keuangan mikro yang berbasis syariah di daerah itu khususnya di Kota Ambon. “Kebetulan di Kota Ambon sekarang ini baru terdapat tiga bank syariah yakni Muamalat, Mandiri Syariah dan Panin Syariah,” kata Ketua I MES Maluku Bambang Haryonugroho di Ambon, Kamis (16/11). MES akan mendorong perkembangan lembaga-lembaga keuangan mikro, dan pada tahun 2018 sudah ada investor yang bersedia membuka lembaga keuangan berbasis syariah di Ibu Kota Provinsi Maluku itu. “Intinya, kami mengandalkan dalam berbisnis itu adanya transparansi, jadi lembaga keuangan syariah itu tidak…

Read More

Kualitas Koperasi Syariah Lebih Baik dari Konvensional

Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Kemenkop UKM) menilai, meski kehadiran Koperasi dengan pola syariah masih baru di Indonesia, namun dari sisi kualitas mampu mengalahkan Koperasi Simpan Pinjam (KSP) konvensional yang berjumlah 11 ribuan. Direktur Utama LPDB-KUMKM, Braman Setyo mencontohkan, di daerah Solo, Jawa Tengah, perkembangan bisnis syariahnya sangat cepat. “Memang dari sisi kualitas memang masih sangat kecil dibanding konvensional, KSP Konvensional kurang lebih 11 ribuan, syariah di bawah tiga ribu. Tapi dari sisi kualitas, lebih unggul dari koperasi konvensional,” ujar Direktur Utama LPDB-KUMKM, Braman Setyo, pada acara Sosialisasi Direktorat…

Read More

LPDB Gelar Sosialisasi Pembiayaan Syariah Bagi Koperasi dan UMKM

Lembaga Pengelola Dana Bergulir Koperasi, Usaha Mikro Kecil, dan Menengah (LPDB KUMKM) bersama pemerintah kota Batam menggelar sosialisasi ‘Direktorat Pembiayaan Syariah LPDB KUMKM’ dalam  pengenalan pembiayaan syariah bagi koperasi dan UKM Acara yang berlangsung di Hotel Planet Holiday Batam, Rabu (13/9/2017) dibuka langsung oleh Dirut LPDB KUMKM, Braman Setyo, Direktur Pembiayaan Syariah pada LPDB KUMKM, Jaenal Aripin dan Wakil Walikota Batam Amsakar Achmad berserta jajaran Kepala Dinas Koperasi Batam. Braman Setyo mengatakan bahwa kegiatan ini dilaksanakan untuk melakukan kordinasi antara LPDB KUMKM dengan lembaga keuangan syariah di daerah dalam perkuatan…

Read More

Ikosindo Summit 2017, Memperkuat Koperasi Syariah

KARANGANYAR – Insan Koperasi Syariah Indonesia (Ikosindo) merumuskan langkah-langkah setahun kedepan untuk memperkuat kelembagaan koperasi syariah dan baitul maal wa tamwil (BMT). Acara yang diikuti 250 Koperasi Syariah dan BMT di seluruh Indonesia yang tergabung dalam Ikosindo itu digelar di Lor In Hotel Solo, Selasa-Rabu (8-9/8). Sejumlah narasumber berlevel nasional akan membekali peserta dengan berbagai strategi untuk memajukan lembaga mereka selama dua hari. Deputi Produksi dan Pemasaran Kementrian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah (UKM), I Wayan Dipta, mengatakan jumlah koperasi di Indonesia sekitar 151.000 unit. Sekitar 4.000 diantaranya adalah…

Read More

Gubernur BI: Ziswaf Mesin Penggerak Baru Pembangunan Bangsa

Ekonomi syariah dinilai mampu menjawab permasalahan kesenjangan ekonomi di Indonesia. Zakat, infak, sedekah, dan wakaf (ziswaf) dari sektor keuangan sosial syariah diyakini dapat menghapus kesenjangan sosial. Gubernur Bank Indonesia, Agus DW Martowardojo, mengatakan apabila ziswaf dioptimalkan maka dapat berfungsi sebagai mesin penggerak baru bagi pembangunan bangsa ini. “Ziswaf jika dikelola dengan tepat akan dapat berperan aktif dalam mewujudkan distribusi pendapatan dan distribusi kesempatan, serta pemberdayaan masyarakat secara inklusif,” ujar Agus DW Martowardojo dalam diskusi panel Peran Ekonomi Syariah dalam Arus Baru Ekonomi Indonesia di Gedung Bank Indonesia, Jakarta, Senin (24/7)….

Read More

Ekonomi Syariah Bisa Meningkat Lewat Pemberdayaan Pesantren

Ekonomi syariah dapat tumbuh berkembang lebih pesat apabila keuangan syariah dapat dikembangkan. Salah satunya, dengan pemberdayaan ekonomi di pesantren dan lembaga pendidikan Islam lainnya. Deputi Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo menjelaskan, untuk dapat mengembangkan ekonomi syariah, semua aspek perekonomian harus diberdayakan. “Kita tidak bisa mengembangkan ekonomi syariah hanya ekonomi syariah saja. Ekonominya harus dikembangkan, pemberdayaan ekonominya dikembangkan dulu,” ujar Perry kepada Republika.co.id, Senin (24/7). Secara umum, bank sentral berupaya mengembangkan perekonomian mulai dari mikro hingga besar. Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) hingga besar yang sukses harus dapat direplikasi di…

Read More