DSN-MUI Tetapkan 4 Fatwa Baru Keuangan Syariah

Oleh: Suandri Ansah

Indonesiainside.id, Jakarta — Dewan Syariah Nasional Majelis Ulama Indonesia (DSN-MUI) telah membahas dan mengesahkan 4 empat draf fatwa keuangan syariah pada Rabu-Kamis (3-4/7) kemarin. Agenda tersebut sekaligus menjadi ajang Halal bi Halal DSN-MUI dengan mitra trategis, regulator dan kalangan industri keuangan dan bisnis syariah serta sosialisasi fatwa terbaru.

Adapun keempat fatwa yang telah ditetapkan yakni, Akad Wakalah bil Istitsmar, Sukuk Wakalahbil Istitsmar, Penyelenggaraan Pialang Asuransi dan Pialang Reasuransi Berdasarkan Prinsip Syariah, dan Biaya Riil dalam Ta’widh Akibat Wanprestasi.

“Rangkaian kegiatan tersebut merupakan bagian dari pertanggungjawaban DSN-MUI dalam memastikan terpenuhinya prinsip Syariah dalam setiap operasional Lembaga Keuangan Syariah di Indonesia,” tutur Ketua Bidang Edukasi, Sosialisasi, dan Literasi DSN-MUI, Azharuddin Lathif dalam keterangannya kepada Indonesiainiside.id, Kamis (4/7).

Azharudin menjelaskan, fatwa diperlukan sebagai acuan bersama dalam penerapan prinsip syariah di lembaga keuangan. Sedangkan mitra strategis, menurutnya, sangat penting guna terimplementasikannya fatwa dalam setiap operasional lembaga keuangan syariah.

Fatwa tersebu ditetapkan dengan mempertimbangkan dua hal pokok, yakni dalil-dalil syar’i mengeenai ekonom dan keuangan serta pendapat ulama tentang hukum suatu masalah perekonomian. Azharuddin menambahkan, Fatwa DSN-MUI mempunyai kedudukan hukum yang kuat dalam peraturan perundangan di Indonesia.

“Karena dimandatkan oleh undang-undang dan substansinya diserap dalam peraturan lembaga negara, seperti Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Bank Indonesia (BI) dan sebagainya,” kata Azhar.

Dengan demikian, fatwa tersebut mempunyai daya ikat secara syar’i dan qanuni (hukum). Karenanya, Azharuddin mengimbau masyarakat agar menjadikan fatwa DSN-MUI sebagai acuan dalam menjalankan aktifitas ekonomi di Indonesia.

“Sehingga harta yang dihasilkannya bukan saja bertambah secara ekonomi tapi juga mendapat keberkahan dari Allah,” tuturnya.

 

sumber : https://indonesiainside.id/ekonomi/2019/07/04/dsn-mui-tetapkan-4-fatwa-baru-keuangan-syariah/

Related posts

Leave a Comment