LPDB Gelar Sosialisasi Pembiayaan Syariah Bagi Koperasi dan UMKM

Lembaga Pengelola Dana Bergulir Koperasi, Usaha Mikro Kecil, dan Menengah (LPDB KUMKM) bersama pemerintah kota Batam menggelar sosialisasi ‘Direktorat Pembiayaan Syariah LPDB KUMKM’ dalam  pengenalan pembiayaan syariah bagi koperasi dan UKM

Acara yang berlangsung di Hotel Planet Holiday Batam, Rabu (13/9/2017) dibuka langsung oleh Dirut LPDB KUMKM, Braman Setyo, Direktur Pembiayaan Syariah pada LPDB KUMKM, Jaenal Aripin dan Wakil Walikota Batam Amsakar Achmad berserta jajaran Kepala Dinas Koperasi Batam.

Braman Setyo mengatakan bahwa kegiatan ini dilaksanakan untuk melakukan kordinasi antara LPDB KUMKM dengan lembaga keuangan syariah di daerah dalam perkuatan permodalan bagi koperasi dengan pola pembiayaan syariah.

“Dengan adanya direktorat syariah ini akan lebih cepat lagi. Di tahun 2017 ini LPDB KUMKM mengalokasikan dana khusus untuk pembiayaan syariah sebesar Rp 450 miliar,” ujar Braman

Lanjutnya, pembentukan Direktorat Syariah ini dikarenakan kebutuhan akan pembiayaan syariah yang semakin besar. Skema pembiayaan dengan bagi hasil kini sudah semakin berkembang dan banyak diminati oleh masyarakat. Hal ini membuktikan bahwa dunia perkreditan masyarakat lebih menyukai pola syariah ini.

“Saya harap dengan terbentuknya direktorat pembiayaan syariah dapat bersinergi dengan lembaga keuangan syariah dalam membangun perekonomian syariah. Sehingga perekonomian syariah dapat bertumbuh hingga 4-5 persen,” harapannya

Direktur Pembiayaan Syariah pada Lembaga Pengelola Dana Bergulir Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah, Jaenal Aripin mengatakan pihaknya akan bekerja sama dengan lembaga keuangan syariah di dalam menyalurkan dana bergulir terutama di daerah.

“Suku bunga pinjaman dana bergulir dengan pola syariah dibawah 2 persen lebih rendah dibandingkan konvensional. Jadi kami optimis pinjaman syariah yang belum tersalurkan bisa terserapkan hingga akhir tahun ini,” ujarnya,

Sebagai informasi, penyaluran dana bergulir hingga September mencapai Rp 1,5 triliun atau 18,31 persen. Sedangkan tahun 2017 realisasi pinjaman syariah ditargetkan mencapi Rp 600 miliar dari total dana bergulir yang akan disalurkan sebesar Rp 1,5 triliun. Sisanya Rp 900 miliar untuk pinjaman konvensional.

Sementara itu, Wakil Walikota Batam Amsakar Achmad mengapresiasi Kementerian Koperasi dan UKM dalam menyosialisasikan pembiayaan syariah di Kota Batam. Pasalnya kota Batam merupakan masuk kota tiga besar dalam kunjungan wisatawan.

“Kami sedang memilih dan menggenjot sektor pariwista dikala industri manufaktur sedang turun. Koperasi dan UKM berperan penting dalam menumbuhkan ekonomi daerah, khususnya Kota Batam,” ujar dia

Masalah utama di kota Batam ujarnya ialah pada tata manajemen kelola Koperasi  dan daya saing produk. Ia berharap dengan adanya sosialisasi pembiayaan syariah akan memberikan perkuatan modal bagi koperasi, pelaku UKM maupun UMKM di kota Batam.

“Kami juga telah menyiapkan lahan seluas 5.000 meter persegi untuk pembangunan pusat layanan usaha terpadu (PLUT) kota Batam di 2018 nanti,” tandasnya.

 

sumber : http://www.industry.co.id/read/15980/lpdb-gelar-sosialisasi-pembiayaan-syariah-bagi-koperasi-dan-umkm

Related posts