Manfaat Pemasaran Koperasi Syariah

Berjalannya koperasi syariah dapat dipastikan bergantung pada jenis strategi yang dipilih oleh koperasi syariah. Dengan memahami pemasaran koperasi syariah ini, kita dapat memanfaatkan secara optimal keunggulan-keunggulan yang dimiliki koperasi syariah sehingga dapat mengoptimalkan potensi yang kita miliki.

Konsep pemasaran syariah pada intinya mensyaratkan banyaknya transaksi yang terjadi adalah faktor utama bagi kelangsungan koperasi syariah. Untuk itu pemasaran ini diarahkan untuk mengetahui kebutuhan anggota, calon anggota dan masyarakat sebagai pengguna koperasi syariah dan memenuhi kebutuhan tersebut sehingga akan menghasilkan laba usaha. Secara umum, koperasi syariah akan menciptakan manfaat di dalam pemasarannya. Beberapa manfaat diantaranya,

  1. Melakukan inovasi berbagai jenis produk dan transaksi keuangan yang sering terjadi di masyarakat luas dengan kemudahan fasilitas dan margin, bagi hasil dan fee agen yang kompetitif,
  2. Tren usaha, yaitu kondisi dimana kecenderungan masyarakat dalam melakukan usahanya berdasarkan permintaan pasar seperti terjadi pada bulan Ramadhan, Idul Adha, Tahun Baru dsb.
  3. Manfaat waktu, adalah waktu transaksi yang dapat diciptakan secara fleksibel dengan menyediakan pelayanan prima pada saat anggota, calon anggota dan masyarakat membutuhkannya.
  4. Manfaat tempat dapat diciptakan dengan penyediaan counter-counter bayangan seperti pelayanan keliling yang strategis, sedapat mungkin memiliki lokasi yang dekat dengan simpul-simpul masyarakat maupun mudah dari sisi transportasi.
  5. Manfaat kepemilikan, manfaat ini merupakan manfaat bukti kepemilikan yang diciptakan dengan mempersiapkan pemindahan hak kepemilikikan dari koperasi syariah kepada anggota, calon anggota dan masyarakat atau dengan stake holder lainnya berdasarkan prinsip jual beli, bagi hasil dan jasa yang dilengkapi surat-surat transaksi.
  6. Manfaat informasi, manfaat ini diciptakan dengan cara memberikan informasi mengenai penawaran produk-produk yang dihasilkan koperasi syariah kepada anggota, calon anggota dan masyarakat, sehingga konsumen akan lebih memahami tentang produk yang ditawarkannya.

Dari strategi-strategi ini dapat dilihat bahwa konsep pemasaran yang dilakukan koperasi syariah adalah berfokus kepada anggota, calon anggota dan masyarakat. Pemasaran yang dilakukan berdasar pada tren permintaan masyarakat luas sehingga dalam hal ini koperasi syariah merupakan lembaga yang sangat fleksibel dan terus bergerak dalam inovasi pelayanannya. Dari pengetahuan ini kita dapat memahami bagaiman cara memanfaatkan keunggulan koperasi ini untuk mengembangkan potensi ekonomi yang kita miliki.

 

 

 

Sumber : Buchori, Nur S. 2012. Koperasi Syariah : Teori dan Praktik. Tangerang Selatan : Penerbit Pustaka Aufa Media (PAM Press).

Related posts

Leave a Comment