Masa Depan Prospektif Koperasi Syariah di Indonesia

Hadirnya Koperasi Syariah di Indonesia memberikan warna tersendiri bagi perekonomian Indonesia. Koperasi syariah, lembaga dan sistem perekonomian yang telah berkembang sejak beberapa tahun terakhir ini memiliki karakter unik dan spesifik khas Indonesia. Karena karakternya ini, sistem ini dinilai memiliki prospek yang menjanjikan dalam beberapa tahun ke depan.

Prospek menjanjikan ini dinilai karena adanya fungsi ganda yang dimiliki oleh Koperasi Syariah, dimana peran ini sangat cocok dengan kebutuhan yang ada di dalam masyarakat Indonesia saat ini. Sebagai lembaga bisnis yang berusaha meraup keuntungan dan memberdayakan sumber daya manusia unggulan, di sisi lain, Koperasi Syariah dianggap mampu melakukan fungsi sosial dimana dana-dana sosial terkumpul dan disalurkan kepada pihak yang tepat. Terlebih, dana-dana sosial yang mampu dihimpun oleh Koperasi Syariah ini sejalan dengan aturan-aturan yang terdapat di dalam model ekonomi syariah, seperti Zakat, Infaq, Sodakoh dan Wakaf.

Dana-dana sosial ini tidak terdapat di dalam sistem perekonomian yang lain. Dana-dana ini akan digunakan dalam kepentingan kesukarelaan atau charity. Dimana dana-dana ini akan disalurkan kepada pihak-pihak yang membutuhkan dengan tujuan memberdayakan.

Sementara pada perkembangan perekonomian negara, Koperasi Syariah dinilai memiliki peran strategis dalam menyokong pertumbuhan UKM. Karena selama ini, UKM yang baru mendapatkan bantuan dana dari bank baru mencakup 19 – 21% dari keseluruhan jumlah UKM di Indonesia, seperti yang diutarakan Deputi Bidang Pembiayaan Kementerian Koperasi dan UKM, Braman Setyo. Selain memberikan suntikan dana, Koperasi Syariah yang lebih mengakar di masyarakat, diharapkan juga mampu memberikan pemberdayaan kepada para UKM untuk melihat peluang-peluang bisnis yang terus berkembang.

Saat ini, perkembangan Koperasi Syariah terus meningkat. Pada akhir tahun 2016, jumlah koperasi syariah di Indonesia telah mencapai 2.253 unit dengan memberdayakan SDM hingga 1,4 juta orang. Jumlah ini diprediksi akan terus berkembang dengan berbagai peluang ekonomi di masa datang. “Perkembangan koperasi pembiayaan syariah sangat potensial. Kinerjanya saat ini sangat baik, berkualitas dari sisi kesehatan koperasi, SDM dan IT,” tutup Braman.

Related posts