Pembiayaan Musyarakah dalam Koperasi Jasa Keuangan Syariah (KJKS)

Pembiayaan Musyarakah (syirkah), adalah suatu bentuk akad kerjasama perniagaan antara beberapa pemilik modal untuk menyertakan modalnya dalam suatu usaha, di mana masing-masing pihak mempunyai hak untuk ikut serta dalam pelaksanaan manajemen usaha tersebut. Keuntungan dibagi menurut proporsi penyertaan modal atau berdasarkan kesepakatan bersama. Musyarakah dapat diartikan pula sebagai pencampuran dana untuk tujuan pembagian keuntungan.

Rukun Musyarakah:

  • Pihak yang berakad (para mitra) 2) Obyek yang diakadkan:
    1. Modal
    2. Kegiatan Usaha/Kerja
    3. Keuntungan 3) Sighat:
    4. Serah
    5. Terima

Syarat Musyarakah:

  • Pihak yang berakad:
    1. Para pihak yang melakukan akad musyarakah harus dalam kondisi cakap hukum
    2. Kompeten dalam memberikan atau diberikan kekuasaan perwakilan
  • Obyek yang diakadkan
    1. Modal diberikan dalam bentuk uang tunai, emas, perak atau yang nilainya sama
    2. Modal dapat pula berupa aset perdagangan, yakni a.l. barang-barang, property, perlengkapan dan sebagainya termasuk pula asset tidak berwujud a.l. hak paten dan lisensi
    3. Partisipasi para mitra dalam pekerjaan musyarakah adalah sebuah hukum dasar, dan tidak diperkenankan bagi salah satu dari mereka untuk mencantumkan ketidakikutsertaan mitra lainnya, namun demikian terhadap kesamaan kerja bukanlah syarat utama. Dibolehkan seorang mitra melaksanakan porsi pekerjaan yang lebih besar dan banyak dibandingkan dengan mitra lainnya, sehingga dalam hal ini mitra tersebut dapat mensyaratkan bagian keuntungan tambahan bagi dirinya.
  • Sighat:
  1. Berbentuk pengucapan yang menunjukkan tujuan
  2. Akad dianggap sah jika diucapkan secara verbal, atau dilakukan secara tertulis dan disaksikan

Tata Cara Penyelenggaraan Produk Musyarakah:

Dari jenis atau variasi produk musyarakah, syirkah Al Inan yang paling tepat untuk diimplementasikan ke dalam produk pembiayaan KJKS atau UJKS Koperasi. Syirkah Al-Inan ini biasanya diperuntukkan untuk pembiayaan proyek di mana mitra dan KJKS atau UJKS Koperasi sama-sama menyediakan modal untuk membiayai proyek tersebut. Setelah proyek selesai mitra mengembalikan dana tersebut berikut bagi hasil yang telah disepakati bersama.

 

Referensi :

Peraturan Pemerintah tahun 2007: Standar Operasional Prosedur KJKS dan UJKS

Related posts

Leave a Comment