Strategi Penghimpunan Dana pada Koperasi Syariah

Pengembangan KJKS/UJKS yang optimal dapat dicapai dengan Strategi Jaring ikan. Seperti seorang nelayan yang menjarind sekelompok ikan buruan di laut yang luas, dengan jaringnya ia dapat menarik beberapa ikan sekaligus. Begitu pula dengan strategi ini yang dapat menggaet beberapa anggota sekaligus dengan satu strategi.

Strategi ini dilakukan dengan menjalin ikatan kerjasama antara KJKS/UJKS dengan suatu komunitas tertentu untuk menggunakan produk-produk lembaga keuangan syariah bagi para anggotanya. Ini adalah strategi efektif yang low budget-high impact daripada KJKS/UJKS membayar mahal iklan di media-media seperti televisi dan koran, tetapi tidak menjamin dapat meningkatkan jumlah anggota baru.

Lalu bagaimana memilih komunitas yang sebaiknya didekati? Agar strategi ini menjadi efektif, komunitas yang dibangun merupakan komunitas yang sudah jelas segmen anggotanya. Segmentasi suatu komunitas dapat dilihat dari nilai yang dibangun dan dianut oleh anggota dalam komunitas tersebut. Dalam hal ini, KJKS/UJKS hendaknya mendekati komunitas yang segmen anggotanya match atau sesuai dengan target market utama KJKS/UJKS.

Secara umum segmen pasar yang mudah menerima KJKS/UJKS adalah masyarakat yang beragama Islam. Di Indonesia ini komunitas-komunitas berbasis Islam tumbuh berjamuran di masyarakat. Dari sekedar pengajian perumahan sampai organisasi partai politik nasional. Terdapat ribuan institusi Islam seperti sekolah, yayasan, dan ormas yang anggota jika ditotal menjadi jutaan orang. Komunitas-komunitas seperti inilah yang menjadi sasaran utama program jaring ikan ini.

UJKS/KJKS tidak bisa hanya diam dan pasif menunggu tawaran kerjasama. KJKS/UJKS harus jemput bola, aktif mendatangi tiap-tiap komunitas untuk menawarkan proposal kerjasama kepada para anggotanya. Dan tentunya kerjasama tersebut tidak melulu hanya menguntungkan pihak koperasi saja. Harus ada benefit/manfaat yang diterima oleh kedua belah pihak agar kerjasama tetap tercipta. Di sisi koperasi tentunya kerjasama ini dapat meningkatkan jumlah anggota dan nominal jumlah simpanan.
Teknik Menghimpun Dana;

1. Promosi iklan
• Mengirimkan surat
• Penyebaran brosur dan formulir
• Menempelkan informasi

2. Pendekatan
 Aktif mengadakan pertemuan/pengajian
 Menyebarkan opini
 Presentasi disetiap waktu dan kesempatan
 Pendekatan langsung

3. Menjalin Kerja Sama
* Membuat proposal kerjasama
* Melakukan penjajagan dengan perbankan

 

 

Sumber : Modul Perkoperasian Berbasis Syariah; Kementrian Koperasi dan UKM RI 2014

Related posts