Pembiayaan Mudharabah dalam Koperasi Jasa Keuangan Syariah

Mudharabah adalah akad  kerjasama usaha/perniagaan antara pihak pemilik dana (shahibul maal) sebagai pihak yang menyediakan modal dana sebesar 100% dengan pihak pengelola modal (mudharib), untuk diusahakan dengan porsi keuntungan akan dibagi bersama (nisbah) sesuai dengan kesepakatan di muka dari kedua belah pihak. Sedangkan kerugian (jika ada) akan ditanggung pemilik modal, kecuali jika ditemukan adanya kelalaian atau kesalahan oleh pihak pengelola dana (mudharib), seperti penyelewengan, kecurangan, dan penyalahgunaan dana. Rukun Mudharabah: Pihak yang berakad: Pemilik Modal (Shahibul Maal) Pengelola Modal (Mudharib) Obyek yang diakadkan: Modal Kegiatan Usaha/Kerja Keuntungan Sighat/Akad: Serah Terima…

Read More

Simpanan Pokok dan Wajib dalam Koperasi Syariah

Oleh Dr. Oni Sahroni,M.A (Doktor Pertama Indonesia di Bidang Fiqh Muqarin Universitas Al-Azhar, Cairo || Anggota Dewan Syariah Nasional-MUI || Anggota Dewan Standar Akuntansi Syariah – IAI) Pertanyaan: 1. Kalau simpanan pokok dan wajib sejumlah orang dengan akad wadi’ah per tahun berarti tidak ada keuntungan yang dibagikan. Benar begitu? 2. Tabungan investasi atau sukarela dengan akad mudharabah berarti persenannya proporsional saja ya? 3. Kalau si penyimpan dana wajib tahunan mengundurkan diri karena akad wadi’ah apakah dananya bisa diambil atau tidak? Jawaban: Kesimpulan (a) Jika yang digunakan dalam produk simpanan pokok…

Read More