Pembiayaan Musyarakah dalam Koperasi Jasa Keuangan Syariah (KJKS)

Pembiayaan Musyarakah (syirkah), adalah suatu bentuk akad kerjasama perniagaan antara beberapa pemilik modal untuk menyertakan modalnya dalam suatu usaha, di mana masing-masing pihak mempunyai hak untuk ikut serta dalam pelaksanaan manajemen usaha tersebut. Keuntungan dibagi menurut proporsi penyertaan modal atau berdasarkan kesepakatan bersama. Musyarakah dapat diartikan pula sebagai pencampuran dana untuk tujuan pembagian keuntungan. Rukun Musyarakah: Pihak yang berakad (para mitra) 2) Obyek yang diakadkan: Modal Kegiatan Usaha/Kerja Keuntungan 3) Sighat: Serah Terima Syarat Musyarakah: Pihak yang berakad: Para pihak yang melakukan akad musyarakah harus dalam kondisi cakap hukum Kompeten…

Read More

Bentuk Pembiayaan dalam Koperasi Syariah (2/2)

  Pada artikel sebelumnya telah dijelaskan pembiayaan-pembiayaan jasa keuangan yang disediakan oleh koperasi syariah. Pada artikel ini akan dilanjutkan pembiayaan-pembiayaan yang disediakan oleh koperasi syariah, Piutang Ishtishna Piutang ini adalah tagihan atas akad transaksi jual beli barang dalam bentuk pemesanan pembuatan barang dengan kriteria dan persyaratan tertentu yang disepakati antara pemesan/pembeli dan penjual yang cara pembayarannya dapat dilakukan di muka, diangsur, atau ditangguhkan sampai jangka waktu tertentu. Piutang Ijarah Piutang ini adalah tagihan akad sewa-menyewa antara muajir (lessor/penyewa) dengan musta’jir (lesse/yang menyewakan) atas ma’jur (objek sewa) untuk mendapatkan imbalan atas…

Read More

Bentuk Pembiayaan dalam Koperasi Syariah (1/2)

Layaknya koperasi pada umumnya, koperasi syariah juga menyediakan layanan pembiayaan kepada para anggotanya. Layanan ini ditujukan untuk meningkatkan kesejahteraan para anggotanya. Bedanya dengan koperasi pada umumnya, layanan-layanan ini berdasarkan pada prinsip syariah. Pembiayaan adalah kegiatan penyediaan dana untuk investasi atau kerja sama pemodalan antara koperasi dengan anggota, calon anggota, koperasi lain dan atau anggotanya, yang mewajibkan penerima pembiayaan itu untuk melunasi pokok pembiayaan yang diterima kepada pihak koperasi sesuai akad, disertai dengan pembayaran sejumlah bagi hasil dari pendapatan atau laba dari kegiatan yang dibiayai atau penggunaan dana pembiayaan tersebut. Di…

Read More

6C: Kriteria Calon Anggota Pembiayaan Koperasi Syariah

  Koperasi syariah selain menerima calon anggota pembiayaan yang datang langsung ke kantor koperasi syariah, juga proaktif dalam menjaring calon anggota pembiayaan. Hal ini dilakukan agar dana pembiayaan koperasi syariah berjalan aman dan menguntungkan. Cara-cara ini menggunakan metode jemput bola kepada calon anggota pembiayaan yang memenuhi kriteria 6C, yaitu; Character of Akhlaq (karakter akhlaknya) Karakter ini dapat dilihat dari interaksi kehidupan keluarga dan para tetangganya. Untuk mengetahui lebih dalam adalah dengan bertanya kepada tokoh masyarakat setempat maupun para tetangga tentang karakter/akhlak dari calon penerima pembiayaan. Condition of Economy (kondisi usaha)…

Read More